Beranda

Untuk Lindungi Saksi, Identitas Bisa Diganti

25/07/2008 08:47:48 SLEMAN (KR) – Banyaknya kasus kejahatan yang belum terungkap, disinyalir karena tidak adanya regulasi yang jelas mengenai perlindungan saksi dan korban. Selain itu, banyak korban pelanggaran HAM yang merasa trauma dan mengalami stigmatisasi.
Hal tersebut disampaikan anggota Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), Abdul Haris Semendawai SH LLM, dalam diskusi ‘Perlindungan Saksi dan Korban, Perbandingan Berbagai Negara, di Sekretariat Beranda Budaya, Perum Batan, Waguwoharjo, Depok, Sleman, Yogyakarta, Kamis (24/7). Read more

Mengenang Tiga Kawan Aktivis 80 an

Diskusi dengan tema “Mengenang Tiga Kawan Aktivis 80 an: Bambang Hari, Wiji Thukul, Semsar Siahaan”, dimaksudkan untuk memberikan apresiasi terhadap prestasi berkesenian dan dedikasi ketiga kawan tersebut dalam memperjuangkan tegaknya demokrasi di Indonesia. Acara ini bertempat di rumah M. Yamin, yang sekaligus juga merupakan sekretariat Beranda Budaya ini, dihadiri oleh ratusan mantan aktivis tahun 1980 an dan 1990 an dari berbagai kota di Jawa, dan warga Kampung Pugeran. Diskusi yang laksanakan tanggal 29 Maret 2009 ini, dipandu oleh Bambang Isti Nugroho (pendiri kelompok studi Palagan), dengan pembicara Mulyono, Yayak “Kencrit” Yatmaka, dan M. Febriansyah.

Acara dibuka oleh Juli E. Nugroho yang menjelaskan latar belakang diselenggarakannya diskusi ini. Selanjutnya M. Yamin selaku tuan rumah dalam sambutannya menandaskan bahwa kita tetap perlu mengenang ketiga kawan ini yang dalam kapasitasnya masing-masing telah berkarya dan mendedikasikan hidupnya untuk demokrasi dan sekaligus menjadikannya sebagai spirit bagi kita untuk tetap konsisten melanjutkan apa yang telah menjadi komitmen untuk terus bersama rakyat. Read more

Peranan Agamawan dalam Proses Demokratik di Birma

Procceding Diskusi Selapan Berada Budaya
Bersama Dr. Priyambudi Sulistiyanto

Udin |
Selamat siang dan selamat datang saya ucapkan. Baiklah untuk mempersingkat waktu saya persilahkan sambutan Muhammad Yamin SH, selaku tuan rumah, silakan.

Yamin |
Terima kasih saya sampaikan. Pada kesempatan ini, kita sangat berbahagia karena kita kedatangan kawan Priyambudi Sulistiyanto yang dulunya sekolah di Yogyakarta. Kalau bagi kawan-kawan yang sekolah pada tahun 80-an, tentunya kenal dengan Beliau. Diskusi kita kali ini tentang Birma, yaitu Peranan Agamawan dalam Proses Demokratik di Birma. Bagi Beranda Budaya, ini merupakan diskusi yang kedua, yang pertama bulan November dengan Ifdal Kasim, dengan tema: Kebebasan Beragama Dalam Perpektif HAM. Beranda Budaya memiliki Program diskusi Selapanan, tetapi pada bulan Desember (jatuh pada tanggal yang kebetulan tetangga sebelah mantenan) Sehingga ndak enak, kemudian libur Lebaran, Natal dan Tahun Baru. Sehingga diskusi baru di laksanakan pada kali ini. Saya berharap diskusi ini berjalan dengan baik, sehingga kawan-kawan memperoleh gagasan dan wawasan yang baru dari saudara Priyambudi dan kawan-kawan juga melakukan kontribusi dalam diskusi ini. Kawan Priyambudi adalah Peneliti dan sekaligus Dosen School of Political & International Studies di Universitas Flinders Australia. Read more

%d blogger menyukai ini: