Warga Desak Pansus DPRD Percepat Sertifikasi Tanah

Kamis, 13 November 2008

RATUSAN warga yang menempati tanah milik pemerintah Kota Tegal dan Pelabuhan Indonesia (Pelindo), melalui Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Tegal mendesak Panitia Khusus (Pansus) IX DPRD Kota Tegal untuk mempercepat proses penyertifikatan. Untuk itu, DPRD diminta untuk turun ke lapangan dan tidak hanya menerima data dari warga.

Bagian Advokasi LBH Tegal, Arif, saat ditemui Radar usai menemui Pansus IX DPRD Kota Tegal, Kamis (13/11) kemarin mengatakan, selain ratusan warga di Kelurahan Mintaragen, Kelurahan Panggung, dan Kelurahan Tegalsari, dalam waktu dekat pihaknya juga bakal menyerahkan data warga Jalan Sangir sebanyak 200 Kepala Keluarga (KK), dan 150 KK di Jalan Bali dan Jalan Flores. Mereka telah menempati puluhan tahun tanah milik Pelindo dengan sistem sewa.

“Kami minta Pansus bisa mempercepat proses pembuatan sertifikat hak milik, agar status tanah yang ditempati warga jelas. Kami juga minta DPRD tidak hanya menerima data dari warga, tapi harus ada tim yang turun ke lapangan untuk melakukan pendataan atas tanah Pemkot dan Pelindo yang telah ditempati warga puluhan tahun,” kata Arif.

Ketua Pansus IX DPRD Kota Tegal, Mudjijono Djojo Harsono, didampingi sekretarisnya, Drs Darni Imadudin mengungkapkan, untuk mengklarifikasi atas data yang telah masuk ke Pansus, pada hari Rabu (19/11) besok, pihaknya bakal memanggil Ketua RT, Ketua RW, Kepala Kelurahan Mintaragen, Kepala Kelurahan Panggung, Kepala Kelurahan Tegalsari, Camat Tegal Timur, dan Camat Tegal Barat. Sedangan sesuai data sementara yang masuk, ada 543 KK yang menempati tanah milik Pemkot, Pelindo, dan tanah timbul. Jumlah ini dipastikan akan bertambah, karena pihaknya masih memberi kesempatan sampai akhir November 2008 pada masyarakat atau LSM untuk melaporkan warga yang menempati lahan milik Pemkot atau negara. “Sebagai bentuk keseriusan kami, atas permintaan warga yang meminta pembuatan sertifikat hak milik atas tanah yang ditempati. Setelah kami melakukan klarifikasi pada ketua RT, RW, kepala kelurahan, dan camat. Pada Jumat (21/11), kami bakal menggelar publik haering dengan sejumlah elemen masyarakat terkait soal pembuatan sertifikat hak milik,” kata Mudjijono.

Saat ditanya apakah Pansus bisa memastikan permintaan warga yang menginginkan pembuatan sertifikat hak milik dapat terealisasi. Mudjijono menegaskan, DPRD tidak bisa menjanjikan, walaupun hasil studi banding ke beberapa daerah proses pembuatan sertifikat atas tanah memilik pemerintah daerah ataupun negara bisa dilakukan. Namun sekali lagi semuanya dikembalikan pada pemerintah daerah dan DPRD, kalau ada niat pasti bisa. Sebab Undang-undang Agraria tahun 1961 warga dibolehkan mengusulkan pembuatan sertifikat hak milik atas tanah milik pemerintah daerah dan negara, dengan satu catatan minimal telah ditempati 20 tahun lebih. “Atas dasar kemanfaatan dan kesejahteraan masyarakat, kami mendukung permintaan masyarakat yang meminta pembuatan sertifikat hak milik atas tanah yang telah ditempati puluhan tahun,” tegasnya.

Selain karena letak tanah dan statusnya yang sudah tidak produktif, pendapatan dari sewa tanah dengan biaya penarikan sewa setiap tahunnya ternyata lebih besar biaya penarikannya. Sehingga pihaknya melihat Pemkot percuma mempertahankannya, apalagi berada di tengah-tengah kawasan pemukiman penduduk, sehingga tidak mungkin dilakukan penggusuran ataupun dibiaran terus dengan status ngambang. “Namun demikian kami akan mengkaji lebih dalam lagi soal pelepasan tanah milik Pemkot ataupun negara, yang telah ditempati warga puluhan tahun. Sehingga keputusannya sesuai dengan peraturan undang-undang dan kebijakan pemerintah daerah,” tambahnya. (hun)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: