Pupuk Langka, Petani Menderita …

Minggu, 23 November 2008

SETIAP musim tanam padi tiba, petani selalu dibuat kelimpungan oleh oknum tidak bertanggung jawab, baik di tingkat pejabat, distributor, maupun pengecer. Entah kenapa, setiap dibutuhkan, pupuk selalu menjadi barang langka dan raib entah ke mana. Biasanya, harganya Rp 60.000 per sak, sekarang lebih dari Rp 100.000. Itu pun jika barangnya ditemukan di pasaran.

Petani semakin menderita ketika hasil panen dibeli dengan sangat murah oleh para tengkulak. Bulog pun seolah lepas tangan, hanya memasang spanduk yang akan membeli padi dari petani. Padahal jika bangsa ini mau jujur, semua kebutuhan akan terpenuhi. Impor beras pun tidak perlu dilakukan.

Yang sangat dibutuhkan para petani sekarang adalah kerja nyata dari semua pihak dalam hal mengatasi kelangkaan pupuk ini, bukan hanya konsep-konsep kosong seperti macan ompong di atas kertas sehingga nol besar ketika di lapangan.

Suharjo, Brebes

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: