Pancasila Perlu Dibaca Lagi

Sebelum Reformasi 1998, Pancasila digunakan oleh Orde Baru untuk mengontrol perilaku dan menjadi alat represi. Biasanya Pancasila diajarkan sebagai teori yang abstrak, atau kalau diturunkan, menjadi pedoman perilaku individu seperti dalam P4 Orde Baru.

Revitalisasi Pancasila

Revitalisasi Pancasila dapat diartikan sebagai usaha mengembalikan Pancasila kepada subjeknya yaitu sebagai pedoman bagi para penyelenggara pemerintahan. Untuk merevitalisasi, maka Pancasila perlu diajarkan dalam kaitannya dengan pembuatan atau evaluasi atas kebijakan publik selain dibicarakan sebagai dasar negara. Pancasila dapat dihidupkan kembali sebagai nilai-nilai dasar yang memberi orientasi dalam pembuatan kebijakan publik.

Mulai dari mana?

Tugas utama kepala daerah dan wakil rakyat ialah (1) meningkatkan penghasilan masyarakat; (2) membangun infrastruktur; (3) menciptakan birokrasi yang bersih (clean government); (4) meningkatkan pendidikan dan kesehatan untuk rakyat miskin; (5) meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengambilan keputusan; (6) memelihara kebudayaan dan kerukunan beragama; (7) menjamin rasa aman warganya.

Kepala daerah bersama wakil rakyat bertugas membuat rakyat sejahtera, melayani dan mengayomi warganya. Jika tugasnya dikaitkan dengan Pancasila, menjadi teranglah bahwa yang menjadi subjek dari Pancasila adalah kebijakan publik. Dengan Pancasila sebagai ukuran, Kebijakan pertanahan, perumahan, perburuhan, pelestarian lingkungan, dll. bisa dirumuskan dan dievaluasi secara berkala.www.yaminsh.com

2 Tanggapan to “Pancasila Perlu Dibaca Lagi”

  1. sepakat bahwa pancasila itu harus digunakan untuk pedoman pengambilan keputusan oleh penentu kebijakan publik. menurut pemahaman saya masyarakat itu sudah paham betul bahwa pancasila mempunyai tujuan untuk mensejahterahan seluruh rakyat indonesia. kenyataanya selama ini rakyat indonesia pada umumnya belum sejahtera atau lebih pasnya tidak sejahtera. apa yang menyebabkan rakyat yang dimaksud di atas tidak sejahtera? apakah ini kesalahan rakyat sendiri? atau para wakil rakyat dan penyelenggara pemerintahan yang kurang paham betul dengan pancasila?

  2. Mungkin perlu penjabaran pancasila dari ideologis-filosofis menjadi tuntunan moral bangsa dalam pelaksanaan pembangunan, selama ini kita kurang memperhatikan moral, akhlak dan budi pekerti, sungguh tidak enak mendengar berita tentang anggota dewan melakukan perbuatan yang bisa dinilai kurang bermoral.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: