Modal PDI Perjuangan Kuat – Effendy Ghazali

JAKARTA(SINDO) – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dinilai memiliki modal kuat untuk memenangkan Pemilu 2009 mendatang.

Pakar Komunikasi Politik Universitas Indonesia (UI) Effendy Ghazali mengatakan, kemenangan partai berjuluk moncong putih itu di berbagai pilkada (pemilihan kepala daerah) menjadi modal sekaligus keuntungan psikologis ke arah kemenangan pemilu nasional.

”Orang akan mengatakan, betapa menjelang Pemilu Legislatif dan Pemilihan Presiden 2009, PDIP sudah menguasai beberapa pilkada. Misalnya, tampil sebagai pemenang di daerahdaerah kunci seperti Jawa Tengah dan Bali,mungkin sebentar lagi di Jawa Timur. Publik akan membandingkan dengan partai lain yang pada saat-saat terakhir justru mengalami banyak kekalahan,” ujar Effendi Gazali di kepada para wartawan di Gedung DPR,Jakarta,kemarin.

Effendi mengatakan, kemenangan tersebut sekaligus membuktikan bahwa kader dan mesin partai politik PDIP sudah teruji di lapangan.Kemenangan itulah yang menjadi keuntungan psikologis yang harus diikat kuat. ”Untuk merapatkan dan menguatkan barisan, lalu bersatu ke luar menghadapi pertarungan di pemilu legislatif maupun presiden,”paparnya.

Dia melanjutkan, para kader PDIP yang berhasil dalam pilkada perlu segera menunjukkan kiprahnya untuk mewujudkan janji-janji selama kampanye.”Kita juga harus mengingatkan mereka, harus terus konsisten dengan kemenangan itu untuk terus menguntungkan rakyat. Perilaku pasangan atau para kader yang jadi kepala daerah itu jangan fokus hanya melakukan balas jasa terhadap partai,tapi melupakan kepentingan yang menguntungkan rakyat,”ujarnya.

Ketua DPP PDIP Maruarar Sirait mengatakan, kemenangan yang diraih kader maupun pasangan yang diusung partainya dalam berbagai pilkada di daerah itu dipengaruhi tiga faktor, yaitu mesin partai, pemilihan figur, atau tokoh serta strategi kampanye. Namun, figur Megawati Soekarnoputri merupakan faktor utama yang mempengaruhi ketiga faktor tersebut.

”Figur Ibu Mega strategis sekali dalam mendorong ketiga faktor itu,” katanya. Maruarar menjelaskan, Megawati langsung turun ke daerah-daerah untuk berkampanye dan bersilaturahmi dengan semua elemen masyarakat. Dia juga mengingatkan para kader maupun pasangan yang diusung PDIP segera melakukan transformasi janji, visi, dan misinya agar mewujud dalam kebijakan yang prorakyat.

”Siapa pun yang memerintah, bakal ditinggal pemilih kalau hanya bisa janji tanpa ada bukti. Rakyat sudah tidak butuh retorika.Rakyat butuh bukti,”katanya. Pada kesempatan terpisah, Direktur Pro-Mega Center Muchtar Muhammad meyakini bahwa kemenangan Megawati dalam Pilpres 2009 sudah di depan mata.”Ibu Mega sudah layak tampil sebagai Presiden 2009 karena sudah banyak kadernya yang tampil sebagai gubernur, bupati, maupun wali kota,”ujarnya.

Sebab itu, yang harus dilakukan sekarang ini adalah menimang-nimang siapa calon wakil presiden (cawapres) pendampingnya. Dari survei yang dilakukan PDIP, Sekjen DPP PDIP Pramono Anung masuk lima besar kandidat yang pantas mendampingi Megawati. Selain Pramono, di antaranya Wiranto, Sultan HB X, Soetrisno Bachir,dan Antasari Azhar.

”Kita prediksi, setelah pilgub di Lampung,Sumatera Selatan, dan Riau, strong voters Ibu Mega di atas 40%. Itu dengan kalkulasi bahwa kandidat calon presiden yang akan maju maksimal empat calon. Nah, kalau di atas 40%, kita akan usulkan sebaiknya cawapres Ibu Mega berasal dari internal partai sendiri,dalam hal ini Pramono Anung,”jelasnya. (dian widiyanarko)

Satu Tanggapan to “Modal PDI Perjuangan Kuat – Effendy Ghazali”

  1. M.SAID - CALEG PMB GRESIK Says:

    Saya M. SAID. S.Ag, Caleg DPR RI Dapil Gresik Lamongan dari PARTAI MATAHARI BANGSA ( PMB )
    INI UNTUK SEMUA AJA. KALAU SAYA TERPILIH ALHAMDULILLAH – KALAU TIDAK .. YA… MUNGKIN TUHAN BELUM MEMBERIKAN SAYA TEMPAT DISANA. Yang pasti sebelum semua proses berlanjut…..kita sama2 introspeksi untuk memperbaiki mental dan pola pikir kita, karena bagaimanapun juga Indonesia butuh pemimpin yang bermental MENGABDI UNTUK RAKYAT, memperjuangkan kepentingan RAKYAT dan benar2 bekerja menjalankan amanat RAKYAT, bukan untuk kepentingan sekelompok. Kalau kondisinya seperti ini terus kapan Indonesia akan bisa maju dan disegani oleh Bangsa Lain ? Zaman telah berubah. Tantangan dan Issue global harus dapat kita jawab secara ilmiah. Mari kita bangkit ! Rakyat butuh pemimpin yang mau peduli jeritan hati rakyat, bukan pemimpin yang “pinter” tapi minteri…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: