Kami Dukung karena Disejahterakan …

JUMAT,   29/08/2008

PENILAIAN rakyat terhadap pemimpin yang peduli serta melaksanakan program nyata dan teruji tetap menjadi alasan untuk memilih Gubernur Sumsel periode 2008-2013. Hal ini disampaikan banyak kalangan, dalam beberapa putaran kampanye H Syahrial Oesman-H Helmy Yahya (SOHE).
Mathan (50), warga Desa Terusan, Kecamatan SP Padang (OKI) mengatakan bahwa 80 persen petani di SP Padang siap mencoblos nomor 2. Kesejahteraan warga OKI, katanya, tidak lepas dari peran Syahrial Oesman (SO) dan Ishak Mekki (Bupati OKI).
“Pikiran kami cuma satu, SOHE harus menang. Ya, soal kampanye hitam itu, buat apa dipikirkan. Kami masyarakat OKI ini hanya tahu Pak Syahrial Oesman itu telah menjalankan tugasnya dengan baik. Soal apakah beliau korupsi atau judi, kan negara kita ini ada penegak hukum. Mengapa kita harus masuk ke wilayah itu. Jangan fitnah SOHE kami,” kata Mathan, saat SO berkunjung ke Masjid Al-Ikhlas Desa Batuampar Baru, Kecamatan Sirah Pulau (SP) Padang, OKI, Senin (25/8). SO disambut ratusan warga desa setempat.
Senada dengan itu, Asmar (45), petani karet di Desa Batuampar mengatakan bahwa dia tidak akan pernah percaya kepada pemimpin yang hanya pandai bicara. “Soal prestasi SO, orang sudah tahu. Saya tahu, SO itu sedikit bicara, tetapi banyak kerja keras. Lihatlah cara beliau bertugas. Beliau tahu betul apa kehendak petani. Percuma kita rakyat Sumsel larut dalam berbagai isu negatif yang diarahkan kepada SOHE. Itu sama artinya kita buang-buang energi. Saya mengajak, marilah warga OKI bersatu untuk memenangkan SOHE. Saya khawatir kalau SOHE kalah, Provinsi Sumsel akan kehilangan kendali. Percayalah, belum tentu semua program SO akan berkenan di hati pemimpin lain,” katanya.
Rasa kesal terhadap isu yang dilontarkan terhadap SO akhir-akhir ini juga menyelimuti hati Edi (40), warga Kompleks DPRD Kayuagung, saat ditemui, Senin (25/8).
“Sungguh sakit sekali hati saya mendengar kabar SO itu disebut penjudi dan korupsi. Saya tahu itu jelas bentuk sebuah kebodohan dari lawan SOHE. Satu hal yang saya salut dengan Pak Syahrial, yaitu beliau tidak mudah terpancing. Bahkan, Pak Syahrial tidak pernah menjatuhkan lawannya sebelum lawannya itu yang menjatuhkan beliau. Saya berani taruhan, SOHE pasti menang,” kata lelaki ini.
Sambutan hangat juga diterima SO saat berkunjung ke Ponpes Darul Huda Desa Srimenanti, OKU Selatan, Selasa (26/8), Pengasuh Ponpes Darul Huda, Jamasri (48), menyampaikan rasa terima kasih keluarga besar ponpes atas peran SO yang telah banyak memberikan bantuan dana untuk kemajuan Ponpes. Dari tahun 2005, SO telah memberikan bantuan untuk perluasan areal Ponpes. Tahun 2006, SO memberikan bantuan untuk pembangunan mushalla di dekat kawasan Ponpes.
“Alhamdulillah, tahun ini, syiar agama di desa ini akan jauh lebih baik. Itu semua berkat Pak Syahrial. Untuk membalas semua itu, kami telah bertekad untuk siap memenangkan SO,” kata Jamasri.
Kecintaan rakyat OKU Selatan terhadap SOHE tampak saat kampanye di Lapangan Bumiagung, Desa Bumiagung, Muaradua. Sekitar 45.000 pendukung dan simpatisan datang menyaksikan orasi yang disampaikan sejumlah jurkam dan pasangan SOHE. Massa juga dihibur Conny Nurlita, Wulan KDI, dan Rhoma Irama. Di bawah gerimis, massa tampak makin antusias menyaksikan kedua calon pemimpin mereka di atas panggung. Bahkan, pihak pengamanan sedikit kewalahan menghadapi massa di muka panggung.
Jurkam dari PKS, Iqbal Romzie, mengatakan bahwa PKS saat diterpa berbagai isu yang menyudutkan. Untuk itu, di TPS nanti diharapkan seluruh rakyat OKUS selalu berprinsip Tetap Pilih Sohe. “Ingat itu. Tidak akan pernah di dunia ini ada yang mampu menghalangi kehendak Allah,” katanya, pada kampanye yang juga dihadiri dan disemarakkan para ulama OKU Selatan, yang menyenandungkan shalawat.
Jangan Zalimi SOHE
“Mohon sekali lagi, jangan zalimi SOHE kami. Kami datang ke lapangan ini murni atas panggilan hati kecil. Memang saya sebelumnya telah menduga bahwa SOHE akan dizalimi oknum tertentu. Buktinya, untuk mencari lokasi kampanye saja, alangkah susahnya. Ini tidak adil,” kata Anisah, warga Desa Inderalaya, OI.
Alumnus salah satu perguruan tinggi di Sumsel ini mengatakan, meski ada oknum yang kurang senang dengan kehadiran SOHE di OI, sepertinya keberpihakan warga kepada SOHE tak pernah luntur.
“Bahagia sekali saya melihat warga begitu ramai datang. Alhamdulillah, kedatangan SOHE di sini akan diberkahi Allah. Ini pertanda kemenangan SOHE sudah hampir di depan mata,” ujar perempuan yang mengaku kader PKS ini.
Pembatalan lokasi kampanye SOHE di Lapangan Bola Polsek Inderalaya diketahui sehari sebelumnya. Karena itu, panitia mulai mencari alternatif lokasi. Didapatlah lapangan ilalang di depan Kampus Unsri Inderalaya. Saat kampanye, yang diperkirakan matahari bakal terik, pemerintah setempat tidak menyediakan mobil pemadam kebakaran, seperti yang dilakukan Pemkab dan Pemkot lain. Namun, Ketua DPD PDI Perjuangan, Eddy Santana, yang selama masa kampanye telah mengambil cuti, meminjam mobil pemadam kebakaran untuk meredam panas yang menerpa ribuan orang di lokasi itu.
Berbeda dengan kampanye monologis di Lapangan Bola Prabujaya, Kecamatan Prabumulih Timur, Kota Prabumulih. Di tempat ini, SOHE tidak mendapatkan hambatan. Bahkan, hujan yang mengguyur selama beberapa saat di kota itu seolah memberi berkah kepada para pendukung dan simpatisan yang mengusung slogan “Yang Muda, yang Berkarya” ini.
Lokasi kampanye monologis SOHE di Desa Inderalaya, terutama areal untuk massa tidak memadai. Bahkan, penempatan lokasi itu terkesan mendadak. “Anda dapat lihat sendiri bagaimana kondisi tempat kampanye ini. Ya, yang pasti, saya sangat menyesali kok ini bisa terjadi. Di sini, saya tidak menyalahkan siapa-siapa, tapi ini menandakan bahwa ada orang yang tidak suka apabila SOHE terpilih,” kata Anwar, warga Desa Pemulutan, OI.
Keluh kesah warga OI tidak berhenti sampai di situ. Sebagian kaum ibu yang bermukim di Desa Inderalaya sangat menyesali apa yang dilakukan pihak tertentu kepada SOHE. Mereka sepakat untuk tidak mudah percaya dengan informasi yang menyudutkan SOHE
“Saya tahu persis Pak Syahrial itu orang bersih. Wajah beliau penuh kesederhanaan. Orang yang memiliki sikap sederhana, biasanya tidak akan pernah dendam. Sekalipun beliau telah dianiaya dengan berita-berita yang menyesatkan. Insya Allah, kami warga OI tidak akan percaya dengan isu-isu yang diarahkan kepada SOHE. Hati kami bulat hanya untuk SOHE,” kata Warniati (46), warga Inderalaya. (ADV)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: