Ratusan Nelayan Grudug Pemkot

RATUSAN nelayan yang tergabung dalam KUD Karya Mina hari ini, Senin (7/7) mendatangi kantor balai kota untuk meminta dukungan moril Walikota Tegal, Adi Winarso SSos sebelum pihak PN Tegal memutuskan kasus sengketa tanah yang ditempati KUD dilokasi di Jalan Bawal. Pihak PN Tegal sendiri menurut rencana baru akan membacakan vonis atas sengketa tanah, Selasa (8/7) besok. Sebelumnya pihak PN juga sempat melakukan cek obyek sengketa tanah seluas 2.842 meter dari jumlah keseluruhan 5.000 persegi.

Ketua KUD Karya Mina M Taufiq didampingi pengawas Tambari Gustam menyatakan, kedatangan nelayan yang tergabung pada KUD Karya Mina ini semata untuk meminta doa sekaligus arahan dari pemkot sebelum vonis gugatan tanah dibacakan PN Tegal. “Kabar yang kami terima walkot hari ini tidak ada di Tegal. Namun kami tetap akan mendatangi balai kota untuk bertemu dengan wakilnya, Dr Maufur. Dan kami bersama nelayan juga akan mendatangi PN Tegal secara bersama-sama untuk mendengarkan vonis itu besok,” katanya kepada Radar, Minggu (6/7) kemarin.

Terpisah penasehat hukum KUD Karya Mina Imawan Sugiharto SH menyatakan akan terus berjuang demi kelangsungan hidup nelayan Tegal. Penggugat dalam hal ini ahli waris Kho An Lie pemilik tanah bersertifikat SHGB nomor 252 sebenarnya sudah habis masa berlakuknya sejak 24 September 1980. “Dan setelah itu yang bersangkutan tidak pernah memperpanjang lagi dan tidak menempati tanah tersebut. Penggugat mempersalahkan hal ini setelah KUD dibangun permanen dan jalan lingkar utara mulai digarap. Sementara KUD sendiri sempat mengajukan permohonan ke BPN untuk status tanah tersebut meski kandas, karena pihak BPN mengganggap masih ada hak dari ahli waris,” terangnya.
Pria yang juga menjabat Ketua YPP UPS juga heran. Sebab sisa dari 2.842 meter persegi yang kini dipakai KUD Karya Mina sudah bersertifikat atas nama warga dan didirikan bangunan permanen. “Pihak BPN sendiri sempat melakukan pengukuran tanah yang didirikan untuk bangunan KUD pada tanggal 22 November 2006. Dan pihak KUD sempat memberikan uang muka sebesar Rp 10 juta untuk pengurusan sertifikat baru tersebut. Kami hanya bisa berharap keputusan pengadilan nanti bisa lebih adil untuk kepentingan rakyat dalam hal ini 15.000 nelayan yang bergantung pada KUD Karya Mina,” tegasnya. (her)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: