PSB
1 Mei MENUJU REFORMASI TOTAL
untuk Kesejahteraan Rakyat Pekerja!!
Salam Solidaritas,
SATU MEI adalah momentum persatuan dan pemusatan perjuangan rakyat pekerja Indonesia. Hari Buruh Sedunia ini telah menjadi milik seluruh elemen pergerakan di bawah kepemimpinan kaum buruh. Sejak dicetuskan di AS pada 1 Mei 1886 dengan semboyan “triple-eights” (tiga—8, ialah 8 jam kerja, 8 jam bersosialisasi, 8 jam istirahat), kini setelah 122 tahun slogan ini semestinya mengambil makna: 8 jam kerja; 8 jam berjuang; 8 jam berkonsolidasi.
10 tahun reformasi hanya mengaburkan harapan akibat kekuasaan masih dikendalikan politisi anti rakyat miskin. Harga kebutuhan pokok meroket, pengangguran membludak, upah murah, pendidikan mahal, kesehatan tak terjangkau, kaki lima digusur, buruh terancam PHK, dan perusahaan milik negara (BUMN) dijual obral kepada kapitalis asing. Sementara, demokrasi hasil refomasi masih tetap milik elite kaya. Di setiap ajang Pilkada Bupati/Walikota, Gubernur, Pemilihan DPR pusat dan daerah, sampai Pilpres nanti, merupakan panggung berhamburan triliunan rupiah.
Demokrasi belum milik rakyat! Isi kekuasaan rezim SBY-JK tidak membawa mandat rakyat, tetapi di bawah perintah anasir kapitalis global. Kaum buruh sebagai bagian rakyat miskin harus bersekutu dengan kekuatan pendobrak reformasi total dari semua sektor dan golongan masyarakat. Read more
