Minggu, 06 Juli 2008
BREBES - Komitmen Pemerintah Kabupaten Brebes dalam bidang pertanian dan peternakan hingga saat ini belum terwujud secara maksimal. Hal ini mendapat sorotan serius dari Ketua Gapoktan Mandiri Sejahtera Desa Pakijangan Kecamatan Bulakamba Atmo Suwito Rasban SE. Menurutnya, komitmen itu masih sebatas pada wacana, belum pada tataran realita.
“Ini ironis, karena kita sebagai daerah agraris komitmen itu ternyata belum diwujudkan secara serius,” katanya kepada Radar.
Dalam pandangan dia, keseriusan Pemkab bisa dilihat dari alokasi anggaran untuk bidang pertanian dan peternakan yang masih sangat minim. Padahal kedua hal tersebut merupakan saka guru masyarakat Brebes yang membutuhkan uluran serius pemerintah. Sehingga petani tidak lagi kesulitan dalam bekerja dan memakmurkan keluarga dari keirngatnya di sawah.
“Sekarang saja, petani harus mengeluarkan bisa berkali-kali lipat untuk mendapatkan air. Belum lagi kalau harga pas jatuh, waduh ansib petani ibarat sudah jatuh tertimpa tangga,” papar Mito, panggilan akrabnya.
Karenanya, dia berharap diawal jabatan kedua Bupati Indra Kusuma ini, seharusnya masalah pertanian ini menjadi fokus dan program utama. Paling tidak dalam perubahan anggaran atau anggaran tahun 2009 bisa diwujudkan. “Mumpung belum terlambat,” katanya mengingatkan.
Sementara itu, Bupati Brebes Indra Kusuma SSOs bersama sejumlah dinas terkait selama beberpa hari ini melakukan kunjungan kerja ke Kalimantan terkait dengan budidaya itik dan domba. (riz)
