Megawati Lewati SBY – Survey Juni 2008
Megawati adalah tokoh terpopuler di Indonesia, menurut survey Indo Barometer.
Dalam satu tahun terakhir rating calon Presiden RI dari PDI Perjuangan ini terus menanjak. Dari 22,6% pada Mei 2007 menjadi 30,4% pada Juni 2008. Sementara itu Susilo B Yudhoyono merosot dari 35% menjadi 20,7% pada periode yang sama. Ada pun Yusuf Kala, Ketua Golkar ini dalam satu tahun terakhir muncul sebagai tokoh yang paling tidak populer (1,1%).
Dari tiga kali pengamatan, survey ini menghasilkan 3 type statistik: trend menanjak (Megawati, Gus Dur, Setiyoso), naik-turun (Wiranto, Sultan HB X, Amien Rais, Jusuf Kala), merosot drastis (Susilo B Yudhoyono).
Urutan rating per Juni 2008 sebagai berikut: Megawati (30,4%), Susilo B Yudhoyono (20,7%), Wiranto (9,3%), Sultan HB X (8,8%), Gus Dur (6%), Hidayat Nurwahid (4,9%), Amien Rais (4,3%), Prabowo Jubianto (1,8%), Sutiyoso (1,3%), Jusuf Kala (1,1%).
Urutan rating per Desember 2007 sebagai berikut: Susilo B Yudhoyono (38,1%), Megawati (27,4%), Sultan HB X (6,3%), Wiranto (4,8%), Amien Rais (5,4%), Gus Dur (4,8%), Jusuf Kala (3,8%), Sutiyoso (0,7%).
Urutan rating per Mei 2007 sebagai berikut: Susilo B Yudhoyono (35,3%), Megawati (22,6%), Sultan HB X (7,7%), Wiranto (6,7%), Amien Rais (5,1%), Gus Dur (4,4%), Jusuf Kala (2,9%), Sutiyoso (0,5%).
Megawati overtakes SBY as front runner: Survey
Masukan ini dipos pada Juli 11, 2008 11:45 am dan disimpan pada PDI Perjuangan dengan kaitan (tags) Amien Rais, Gus Dur, Hidayat Nurwahid, Indo Barometer, Jusuf Kala, Megawati, pemilu, pemilu 2009, Prabowo Jubianto, Setiyoso, Sultan HB X, Susilo B Yudhoyono, Wiranto. Anda dapat mengikuti semua aliran respons RSS 2.0 dari masukan ini Anda dapat memberikan tanggapan, atau trackback dari situs anda.

Juli 22, 2008 pada 9:37 am
halo, saya sedang buat artikel soal survey parpol n capres ni. boleh tahu ga presentase survey yg didapet indo baraometer di atas berdasarkan berapa responden? thx!
Juli 29, 2008 pada 4:56 am
Itu ada tiga kali survey. Pada survey Juni 2008 menggunakan 1,200 responden di 33 provinsi. Lihat laporan The Jakarta Post. Thanks.